Masyarakat Kecewa,SPBU Pertamina 14.205.194 Galang Kota Kec,Galang Lebih Mengutamakan Dregen & Sepeda Motor Modifikasi,APH Diminta Bertindak Tegas Kepada Pekerja Serta Pemilik

Permadi Nata Negara,SH
0

GALANG,DELI SERDANG,SUMATERA UTARA,analisismedia.com - SPBU (Sentral Pengisian Bahan Bakar Umum) Pertamina 14.205.194 milik berinisial (AS) yang terletak di Galinda Lingkungan 8 Kelurahan Galang Kota, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, kini disorot masyakat.


Kenapa tidak,Karena setiap masuk BBM (Bahan Bakar Minyak) dari Pertamina di SPBU itu, sejumlah  warga penjual  BBM eceran  berbondong- bondong  membawa dregen pakai  becak barang dan sepeda motor yang udah di modifikasi datang antri terdahulu untuk membeli BBM jenis Pertalite. Yang sangat ironisnya,pekerja (karyawan) SPBU lebih mengutamakan atau mendahulukan pembeli yang menggunakan dregen dan sepeda motor yang sudah dimodifikasi dari pada masyarakat yang terdesak membutuhkan BBM pada kendaraannya pribadi di SPBU itu.


Masyarakat yang sedang mengantri lama penuh rasa kesal, sebel dan emosi pada perlakuan pekerja karyawan SPBU 14.205.194 itu,sampai-sampai masyarakat yang mengantri menyoraki pekerja SPBU tersebut namun dicuekin,Selasa (23/6/2026).


Luapan amarah dan rasa sebel salah seorang warga yang mengantri kejadian tersebut di SPBU Pertamina 14.205.194 Galang Kota saat itu kepada awak media mengatakan, apakah ada atau tidak Forkopimcam  di Kecamatan Galang ini makannya kepentingan bisnis pedagang eceran BBM lebih diutamakan dilayani dari pada rakyat yang butuh mendesak BBM untuk sesuatu hal yang cepat diburu? .Ada apa dengan pemerintah kecamatan Galang ini. Dan kami duga Polsek Galang juga sudah mengetahui hal ini tetapi tutup mata dengan kejadian yang terus-menerus dilakukan SPBU 14.205.194 Galang Kota kepada rakyat yang butuh mendesak BBM?.


Dan apakah menurut ketentuan pemerintah NKRI ini bahwa kepentingan BBM harus lebih diutamakan kepada kepentingan bisnis penjual eceran dari pada kepentingan masyarakat?


Kami masyarakat Kecamatan Galang meminta sikap tegas dan kepedulian Gubernur Sumatera Utara,Kapolresta Deli Serdang,serta Kapolsek Galang terkait kejadian di SPBU Pertamina 14.205.194 Galang Kota Kecamatan Galang,ujarnya dengan nada kesal.


Dan menurut pengakuan jujur dari salah seorang pedagang BBM eceran yang tidak ingin menyebutkan jati dirinya ketika dikonfirmasi awak media saat itu mengatakan, bahwa harga BBM tetap dibayar menurut ketentuan harga yang berlaku, dan  retribusi dregen Rp.5.000 per-dregen dan kalau botol Aqua besa Rp. 1.000 per-botol harus juga dibayar kepada SPBU itu, ujarnya.


(Tim)



Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)